Pesona Liburan di Hari Non-Weekend
Hai, kembali lagi dalam blog aneh, etah apa isinya, entah apa maknanya, semua tergantung dengan sang pembanca :) .
Oh ya, sesuai dengan judulnya diatas, ana (saya) akan menceritakan kisah tentang alasan kenapa sih kok suka bingitsss kalau liburan bukan di saat hari libur?. Misalnya hari senin, selasa, rabu, atau kamis. lhoo tapi kan jumat kan nggak termasuk weekend sist? .yupp, tapi di hari jumat kebanyakan waktu kerjanya sedikit brroohh, jadi ana anggap non-weekendnya sebelum sholat jumat, dan setelah sholat jumat sudah masuk weekend (jadi setengah-setengah) hohoho.
Okee, alasan pertama "tempat wisata tidak ramai".
you know lah broh, yang ramai-ramai itu kurang asyheek, kurang santai, kurang indah, dan yang terpenting KURANG BEBAS. Kamu kurang bisa foto-foto secara bagus, malu di liat orang, pemandangan yang indah bakal terhalangi dengan objek orang-orang yang berpose alaysss, dan itu sangat-sangat mengganggu !!! apa lagi banyak liat orang pacaran -_- huft, yang tadinya pengen melihat pemandangan indah, malah berubah menjadi bara api yang menyala-nyala, ''Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk. (QS. Al-Isra:32)''. aattuuuutttt eykeee siiisst. Okee, kembali ke topik !!, eta terangkanlaahh uwoo.. ehh, itu opik deng -_- #garing krik krik.
Dan alasan kedua adalah "jalanan tidak terlalu ramai"
lhaaaeee kok bisa sepi? yaeyalah, orang pada kerja, yang sini malah alan-alan :v .
iya gan, ana kalau liburan kebanyakan keluar daerah. Nah, dengan liburan di waktu non-weekend, ana bisa merasakan kenikmatan sensasi naik motor secara bebas gebetan (eeh hambatan maksud ana gan).
emmmm, kayanya cuman itu aja gan hahahaha, bingung mau ngetik apa lagi. soalnya setiap kali nulis, ketika dalam kondisi kepingin aja. Namanya juga inspirasi dadakan gan, ngetik blog 20 menit sudah K.O.
bay bay, sampai bertemu di tulisan dadakan berikutnya. :)
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Oh ya, sesuai dengan judulnya diatas, ana (saya) akan menceritakan kisah tentang alasan kenapa sih kok suka bingitsss kalau liburan bukan di saat hari libur?. Misalnya hari senin, selasa, rabu, atau kamis. lhoo tapi kan jumat kan nggak termasuk weekend sist? .yupp, tapi di hari jumat kebanyakan waktu kerjanya sedikit brroohh, jadi ana anggap non-weekendnya sebelum sholat jumat, dan setelah sholat jumat sudah masuk weekend (jadi setengah-setengah) hohoho.
Okee, alasan pertama "tempat wisata tidak ramai".
you know lah broh, yang ramai-ramai itu kurang asyheek, kurang santai, kurang indah, dan yang terpenting KURANG BEBAS. Kamu kurang bisa foto-foto secara bagus, malu di liat orang, pemandangan yang indah bakal terhalangi dengan objek orang-orang yang berpose alaysss, dan itu sangat-sangat mengganggu !!! apa lagi banyak liat orang pacaran -_- huft, yang tadinya pengen melihat pemandangan indah, malah berubah menjadi bara api yang menyala-nyala, ''Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk. (QS. Al-Isra:32)''. aattuuuutttt eykeee siiisst. Okee, kembali ke topik !!, eta terangkanlaahh uwoo.. ehh, itu opik deng -_- #garing krik krik.
Dan alasan kedua adalah "jalanan tidak terlalu ramai"
lhaaaeee kok bisa sepi? yaeyalah, orang pada kerja, yang sini malah alan-alan :v .
iya gan, ana kalau liburan kebanyakan keluar daerah. Nah, dengan liburan di waktu non-weekend, ana bisa merasakan kenikmatan sensasi naik motor secara bebas gebetan (eeh hambatan maksud ana gan).
emmmm, kayanya cuman itu aja gan hahahaha, bingung mau ngetik apa lagi. soalnya setiap kali nulis, ketika dalam kondisi kepingin aja. Namanya juga inspirasi dadakan gan, ngetik blog 20 menit sudah K.O.
bay bay, sampai bertemu di tulisan dadakan berikutnya. :)
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Komentar
Posting Komentar