Di Janji Jiwa



Jumat, 02-07-2021

Libur semester telah tiba. Selama 10 hari lamanya. Bagi seorang pekerja yang JOMBLO PULA, ini liburan yang lumayan lama, tapi bagi mahasiswa, ini liburan terpendek kiranya, hehe. 

Kalau diingat kembali, waktu dahulu saat menjadi anak kost, liburan adalah hal yang menenangkan, hal yang menenangkan. Tapi, ketika masa itu telah berlalu, dan menemui kehidupan selanjutnya, liburan yang lumayan ini termasuk hal yang membagongkan (membingungkan). WHY?. Ya karena teman-teman yang lainnya pada kerja, kitanya liburan, kan jadi nggak punya teman kan? T_T hikss. 

EH, TAPI TAPI semua ini harus tetap disyukuri, tetap dinikmati. Karena ketika semuanya bekerja, kita diberi kesempatan untuk liburan bersama keluarga tercinta. Mungkin ini adalah liburan tersepi, tapi diluaran sana banyak yang menghendaki. NGAKU NGGAK KALIAN YANG MENGHENDAKI! hohoho. 

Kalau dihitung-hitung, ini adalah hari keeeee-empat libur. Hari pertama kita habiskan untuk rebahan seharian dirumah (astagfirullah). Hari kedua tetap jadi tim rebahan (innalillah). NAH, Hari ketiga sudah tidak lagi doooong, sudah ada peningkatan, yaitu dengan datang ketempat santai, sambil baca buku (gayanya), dengan waktu 2 jam lebih lamanya. Disusul dengan makan ayam bacem bersama teman-teman,  eh! dengan seorang teman (karena yang lainnya mendadak banyak urusan -_-). Dan setelah makan, lanjut pulang kerumah, kemudian turun hujan dengan ijin Tuhan pastinya (Bukan dengan ijin pemerintah doong). Kemudian lanjut hari ini adalah hariiii ke-Empat, dan alhamdulillah se-centi lebih profuktif lagi, dan sekarang aku berada di tempat santai di Janji Aku Bakal Setia  Jiwa. Bukan seperti kemarin cuma minum dan baca buku, tapi sambil nulis blog ini juga, hehe. Awal niatnya bawa laptop bukan untuk nulis blog tapi niatnya mau nonton film. Dan entah kenapa, mendadak kepikiran blog yang telah usang ini. 

Oh ya, ngomong-ngomong, tempat Janji Jiwa disini enak, dan yang terpenting FREE WIFI, hoho. Sampai sekarang belum menemukan tempat yang nyaman untuk santai disini (di Banjarbaru) ada dimana. Kalau tempat nongkrong yang nyaman sudah pasti banyak, tapi kalau tempat nongkrong dan santai seperti di Janji Jiwa ini masih agak kurang "KAYANYA" lho ya. Atau mungkin aku-nya aja yang masih kurang eksplor. 

Oh ya, mungkin banyak yang bertanya-tanya, ko Hanya Seorang liburannya agak panjang? kerja dimana?. 

Alhamdulillah sekarang sudah kerja ya setelah kuliah 7 tahun lamanya, dan InsyaAllah nggak jadi beban keluarga lagi wkwk. Kalaupun masih jadi beban keluarga, semoga keluarga saya tulang punggungnya kuat ya, awokokoko, Aamiin. Nah, dan alhamdulillah sudah bekerja di sebuah sekolah swasta yang ada di Banjarbaru, dekat rumah pula kan, Alhamdulillah kaliii dahh. Yaa semoga berkah saja semuanya, diberi kecukupan selalu. Aamiin. 

Ngomong-ngomong mau nulis apa lagi yaa, Bingung. Inspirasinya sudah habis (untuk saat ini yaa).

okeee, sudah 3 jam disini, sekian aja sudah yaa. InsyaAllah lanjut besok lagi kalau lagi santai. hehe

Wassalam :)


Selasa, 06-07-2021

Hai Hai Hai. aku balik lagi nih, setelah 4 hari lamanya, ditempat yang sama, sesuai dengan judul kita yaitu di tempat Janji Jiwa Jilid 149 di Banjarbaru kota tercinta.

Oke, kita cerita-cerita lagi yakkk.

Jadi karena bingung selama liburan mengisi waktu luang dengan apa, akhirnya aku memutuskan untuk mengikuti kelas memanah. Oh ya, sebelum lanjut cerita, mungkin ada teman-teman yang berpandangan atau berpendapat, lhooo, wanita kan harusnya berada dirumah saja, jangan terlalu banyak keluyuran. Yaaa, benarrr, lebih baik wanita berada dirumah saja. SETUJU saya S.E.T.U.J.U. Saya pun lebih sering berada dirumah, jarang jalan-jalan. Saya keluar pasti ada tujuannya, entah itu olahraga atau ada yang harus diurus. Kalau pun untuk nongki nongki, itu sangat-sangat jarang. Meskipun saya berada di tempat nongki, tapi saya hanya sendiri karena lagi ingin refreshing, membaca (sedikit), dan karena suasana disini adem, tenang, jadi lebih enak untuk menulis. Yaaa cari-cari suasana baru lahh. Okee kita skip sajalah. Kita berbicara hal liburan ku saja yang 10 hari mau ngapain aja. hehe

Lanjuttttttt

Jadi hari hari Sabtu saya memutuskan untuk ikut kelas memanah, walau sendirian datangnya :( . yaa wajib sendirian lahh, kudu berani berkenalan dengan orang baru, karena hidup yang terlalu banyak ketergantungan dengan orang lain biasanya akan sedikit lambat gerak hidupnya, akan terlalu sempit ruang lingkupnya. Walau nggak ada teman, kita harus kudu berani mencoba hal baru. Dengan begitu, kita akan mendapatkan teman baru, walaupun pas sampai sana, yang ikut panahan para bocil semua wkwkwkwk. Tapi i'm happy, karena mereka sangat polos dan lucyuuuuuuu, nggak ada gengsi ataupun malu malu gimana lah waktu menunjukkan aksinya. 

Sebelum sampai ketempat memanah, awal-awalnya sempat tersesat keliling sana sini selama 30 menit. Awalnya sempat kesal. Sudah mengikuti Maps yang ada tertera di Instagramnya kok pas sampai sana nggak ada orang. Keliling sana sini. Kemudian baca-baca lagi instagramnya, ada salah satu tempat yang tertera. Kemudian pas dicari, ALHAMDULILLAH KETEMU JUGA TEMPATNYA. Kesal terbayarkan dengan kesanangan. Dan hikmahnya dari tersesat adalah menjadi tahu jalan-jalan baru, uhuyyyy.  

okee, lanjut lanjuttt. Tadi disela-sela menulis ini, ada mas-mas yang terjungkal pas didepan mata, jadi ketawa sejak dulu, haha.

Nah, kelanjutannya, setelah hati berbahagia sudah ketemu tempatnya, saya langsung mendaftarkan diri, dan langsung di suruh ikut latihan. Alhamdulillah, masih sangat sempat katanya walau terlambat 30 menit. Akhirnya, saya pun ikut latihan memanah, dari pengenalan gerakan, pengenalan alat, dan peraturan lainnya. Sangat menyenangkan sekaliiiii. Efek dari memanah yaitu, lengan saya memar hohoho. Ahh, memar sudah biasanya. Hanya sakit difisik bukan di hati jadi masih bisa berdiri tidak menggalau diri. 

Hari ini, selasa sore, adalah waktu jadwal latihan memanah. Jadi habis menulis ini, saya akan bersiap-siap untuk pulang, rehat sejenak, charger hp sejenak, lalu berangkat latihan. Dan sekarang masih pukul 14:56, masih ada 30 menit lagi untuk siap-siap pulan.

Oh ya. 

Mungkin ada sebagian dari kalian yang membaca cerita liburan ini berkata, kok enak banget hidupnya si okta, kaya nggak ada beban. WOOOOOO TENTU TIDAK DONG. Saya kan cuma bercerita waktu luang liburan, bukan cerita kehidupan 24 jam. Kalau mau diceritakan mah, nggak ada habisnya, dimana harus lembur, mengurus ini dan itu, kesana kemari. Kalau saya ceritakan semua hidup saya disini, saya takutnya kaleaaan para pembaca tulisan ini akan menjadi merasa terbebani dengan membaca tulisan ini. huhuhu saya tidak mau kalian terbebani, tyidakkk. 

Kita mempunyai waktu yang sangat panjang walau dirasa sangat singkat. Kita mempunyai beban yang sangat berat walau dipandang bahagia. Kita mempunyai masalahnya sendiri-sendiri walau dipandang baik-baik saja. Jika kalian dipandang dan dicap oleh orang-orang adalah orang yang tanpa masalah dan hidupnya baik-baik saja, maka berbahagialah, kalian berhasil menyembunyikan semua kepahitan itu dihadapan manusia yang lemah dan hanya membukanya di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa. Good, keren, kalian luar biasa, walaupun juga sering kali kalian ingin bercerita kepada manusia kalau "Aku sebenarnya tidak baik-baik saja lhooo, kalian saja yang tidak tahu, andai kalian tahu".

Bukan tak boleh berkeluh kesah kepada manusia, hanya saja tidak semua cerita pahit kita keluhkan kepada manusia. Karena hidup manusia pun sudah pahit sebenarnya. Yang manis hanya senyum manusia kuat. 

Ehhh, ngomong-ngomong sekian dulu yaa, sudah jam 15:17, nanti kita lanjut lagi cerita-ceritanya. Sampai jumpa :)









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Jatuh Cinta dengan Iringan Tangis

Sepenggal Kata #Part1