Postingan

Bekisahan Sepenggal Buku "Laut Bercerita"

Gambar
  Hai sahabat…. Aku mau bercerita sedikit tentang beberapa pendapat aku setelah membaca buku ini, buku yang berjudul “Laut Bercerita”. Awalnya aku tau buku ini dari salah satu seorang anak peserta didik yang bertanya kepadaku, “Apakah di perpustakaan ini ada buku laut bercerita” . Aku pun mulai bertanya kembali, "Buku apa itu? Apakah buku tentang sains? Apakah itu buku tentang segala macam biota laut? Atau buku ensiklopedia tentang laut? Atau apa??" . Karena sebagai seorang pustakawan, aku berkewajiban untuk tahu tentang sesuatu yang diperlukan oleh seorang pemustaka. Kemudian pemustaka tersebut menjawab, “itu adalah sebuah novel, ceritanya seru, dan lagi boming sekarang” . Stelah dia mendeskripsikan buku tersebut, lalu aku pun mencari tahu tentang buku tersebut. Bulan puasa, tahun 2022, disebuah gramedia aku menepi sembari menunggu waktu untuk berbuka. Mata ku tertuju dengan setumpuk buku berwarna biru, berjudul “Laut Bercerita” , dengan gambar cover buku yang menarik ...

Ku Kira Suram, Ternyata Pikiranku yang Buram. (Sepenggal Kisah Perpustakaan Sekolah)

Si Anak Rumahan yang Jarang di Rumah

Di Janji Jiwa

Gambar
Jumat, 02-07-2021 Libur semester telah tiba. Selama 10 hari lamanya. Bagi seorang pekerja yang JOMBLO PULA, ini liburan yang lumayan lama, tapi bagi mahasiswa, ini liburan terpendek kiranya, hehe.  Kalau diingat kembali, waktu dahulu saat menjadi anak kost, liburan adalah hal yang menenangkan, hal yang menenangkan. Tapi, ketika masa itu telah berlalu, dan menemui kehidupan selanjutnya, liburan yang lumayan ini termasuk hal yang membagongkan (membingungkan). WHY?. Ya karena teman-teman yang lainnya pada kerja, kitanya liburan, kan jadi nggak punya teman kan? T_T hikss.  EH, TAPI TAPI semua ini harus tetap disyukuri, tetap dinikmati. Karena ketika semuanya bekerja, kita diberi kesempatan untuk liburan bersama keluarga tercinta. Mungkin ini adalah liburan tersepi, tapi diluaran sana banyak yang menghendaki. NGAKU NGGAK KALIAN YANG MENGHENDAKI! hohoho.  Kalau dihitung-hitung, ini adalah hari keeeee-empat libur. Hari pertama kita habiskan untuk rebahan seharian dirumah (astagf...

Sepenggal Kata #Part3

Jika dirimu benar ingin melupakanku dalam sekejap. Maka kan ku coba hilang sejenak dari kehidupanmu. Namun jika kau tak kunjung mencari kehilanganku,  Itu pertanda kau sungguh inginkan ku hilang dari hidupmu.  Bukan untuk sekejap, namu untuk kehidupan selanjutnya. Okta Nur Amalia 19 Oktober 2018 Apakah boleh kita cukup berteman saja. Sebab aku belum siap untuk cemburu dulu.  Okta Nur Amalia 19 Oktober 2018 Ternyata benar, Cinta itu pengorbanan.  Contohnya saja: Aku rela berkorban untuk tetap jomblo selama bertahun-tahun, demi cinta yang sesungguhnya.  Okta Nur Amalia 15 Oktober 2018 Mungkin memang salah ku yang terlalu cepat suudzon.  Kukira kau sudah lupa, ternyata masih bisa menyapa.  Okta Nur Amalia 08 Oktober 2018 Kita itu ibarat martabak manis dan kue cubit. Kamu martabak manis dengan isi coklat ovomaltine  . Dan aku kue cubit dengan isi sebutir kismis.  Yaaa, dilihat ...

Okta Takut Ya? Sama apa?

Hay, kembali lagi ke cerita guna nggak guna di blog ini. Jadi ini hanya cerita sekedar cerita aja, apa yang selama ini aku takuti. Mungkin ketakutan kita berbeda, dan keberanian kita berbeda. Tapi kita tetap sama-sama manusia kan? 😊 Kita mulai yaaaa 1. Kucing Iyaaa guys, kucing 😢, padahal mereka kan binatang lucu, menggemaskan. Dulu aku pernah suka sama kucing, tapi pernah di cakar sampai berdarah sama kucing hitam, jadi trauma kalau harus gendong kucing. Cuman berani elus-elus manjah aja 😂. Tapi kalau ada kucing yang kalem, nggak banyak gaya, nggak banyak gerak, aku berani ko megangnya. Asal jangan di takut-takuti sama orang lain aja. Misal nih, kucingnya di lempar ke aku, 😒😒 aku no suka. Aku lebih suka kekucing yang lebih montok aduhai 😆. 2. Laki-laki genit Kalian tahu kan rasanya di godain sama laki-laki genit. Geli, risih, TAKUT, campur aduk. Tapi disini aku lebih kerasa takut. Jantung langsung berdebar, mau lari. Ini lah yang menyebabkan aku malas jalan kaki ka...

Aku Jatuh Cinta dengan Iringan Tangis

Gambar
Aku jatuh cinta dengan tangis yang mengiringi. Aku jatuh cinta, namun aku menangis.  Sebab, aku rindu dia, tapi tidak rindu dengan Tuhanku.  Aku memikirkannya, tapi tidak dengan Tuhanku. Dan kemudian tangisan menyadarkan ku !  Bukan cinta namanya jika lupa dengan Tuhannya.  Bukan cinta namanya, jika rindu seorang hamba hanya untuk sesama hambaNya.  Terimakasih tangis, kau telah menyadarkan akan dosa, meski hanya dengan memikirkannya.  Terimakasih mulut, engkau telah beristighfar ketika aku berlebihan memikirkannya.  Terimakasih hati kecil, kau telah memperingatkan ku untuk segera kembali mengingat Tuhan.  Terimakasih Tuhan, Engkau telah memberikan ku kesempatan menerima hidayah hingga saat ini.  Terimakasih dengan bahagia yang bisa aku ucap dan rasakan ketika rasa cinta itu mulai menipis. Karena cinta itu belumlah halal untukku.